
Ga salah jika kreasi modifikasi ini mengklaim diri sebgai salah satu golongan show car terekstrim. Lihat saja, dari tampilan "sound freak"-nya yang gila-gilaan. Tak puas memecahkan rekor Muri dan titel di berbagai ajang, modifikasi berbasis Hyundai Atoz ini kembali dijajal untuk mengejar titel terbaik di ajang kontes terakbar tingkat nasional Autoblackthrough 2008 seri Bandung (5-6/7).
"Selain sebagai The Best kita sih kalo bisa ngincer titel The King juga," ungkap Martin, sang punggawa sekaligus modifikator Atoz lansiran 2001 pada tim www.autoblackthrough.com.

Martin, The Owner

Tentu saja ide ini membutuhkan rombakan besar-besaran di sektor lapisan tubuh, dimana Melvius yang bertempat di Jl.Panjang Kedoya, Jakarta milik Martin dijadikan sarang pembuatan body fiber full custom. "Kesulitan terbesar sih memang pada ide penempatan speaker dan monitor yang pas, dan akhirnya di depan saya juga memutuskan membuat panel berbentuk V yang juga melambangkan produk yang saya pakai yaitu Visonik," tukasnya kembali.

"Ga, ini masih fungsional ko, tinggal copot subwoofer di bangku, setir pun masih bisa dikendalikan, ya meski agak sedikit sulit, secara keseluruhan mobil ini tetap berfungsi," tutur sang pemilik asal Jakarta ini menjawab.
Dan pada pengumuman pemenang yang berlangsung Minggu malam (6/7) kemarin, gelar terbaik seperti The Show Stopper, Knock Out Install, Cinema on Wheels dan The Best City Car berhasil diraih modifikasi yang mengusung tiga sponsor besar utama ini. Meski belum masuk sebagai nominasi, kehadiran mobil yang menghabiskan kocek kurang lebih 300-an juta ini sekali lagi berhasil membuktikan dirinya sebagai "The Freakiest Sound Ekstrem Modification" di ajang Autoblackthrough 2008 seri ke-3 Bandung. [ayd/timABT

0 komentar:
Posting Komentar